WELCOME TO JAIIANTII'S BLOG !

read please and give me ur comments !!!

Kamis, 07 April 2011

Tugas Akuntansi Keuangan Menengah 2A

1.  HUTANG OBLIGASI
Obligasi adalah hutang / utang jangka panjang secara tertulis dalam kontrak surat obligasi yang dilakukan oleh pihak berhutang yang wajib membayar hutangnya disertai bunga (penerbit obligasi) dan pihak yang menerima pembayaran atau piutang yang dimilikinya beserta bunga (pemegang obligasi) yang pada umumnya tanpa menjaminkan suatu aktiva. Obligasi ketika pertama kali dijual dijual dengan nilai par value.
Alasan para investor membeli obligasi adalah di mana obligasi memiliki pembayaran keuntungan yang tetap pada periode tertentu serta fluktuasi harga obligasi yang mengikuti arus tingkat bunga. Tingkat bunga yang meningkat akan berdampak pada harga obligasi di pasar modal yang akan turun, dan begitu sebaliknya.
A. Tingkatan Nilai Rangking Obligasi
Obligasi memiliki nilai masing-masing yang diberikan oleh perusahaan atau lembaga khusus dengan menilai serta menganalisa tingkat kegagalan obligasi tersebut. Nilai yang ada berkisar antara A, B, C dan D di mana masing-masing nilai memiliki 3 sub nilai kecuali D, yaitu AAA, AA, A, BBB, BB, B, CCC, CC, C, D.
Nilai AAA adalah nilai yang tertinggi yang memberi keyakinan bahwa perusahaan penjual obligasi mampu dengan baik mengembalikan utang beserta bunga seperti yang dijanjikan. Sedangkan yang bernilai D menyatakan bahwa kemungkinan besar penerbit obligasi tidak akan mampu membayar hutang beserta bunganya.
Beberapa jenis obligasi :

Obligasi seri
Obligasi seri adalah obligasi yang terdiri atas beberapa seri dengan tanggal jatuh yang berbeda-beda. Sebagai contoh, sebuah perusahaan mengeluarkan obligasi yang nilai nominal seluruhnya berjumlah Rp 1.000.000.000,00. Obligasi tersebut terdiri atas 10 seri, masing-masing bernilai nominal total Rp 100.000.000,00. Mulai tahun ke-6, obligasi seri A sebesar Rp 100.000.000,00 akan jatuh tempo, disusul seri B pada tahun ke-7, dan demikian seterusnya sampai dengan tahun ke-15.
Obligasi Sinking Fund
Berbeda dengan obligasi seri, obligasi sinking fund memiliki tanggal jatuh yang sama. Dalam obligasi ini, perusahaan yang mengeluarkan obligasi disyaratkan untuk nenyisihkan sejumlah kekayaan perusahaan (disebut sinking fund) yang ditanamkan sedemikian rupa sehingga pada saat jatuh obligasi, perusahaan akan memiliki kas yang cukup untuk melunasi obligasi tersebut.
Obligasi atas nama dan obligasi atas unjuk
Kebanyakan obligasi dibubuhi nama pemegangnya , artinya pada surat obligasi dicantumkan nama pemilik obligasi tersebut. Obligasi semacam itu disebut obligasi atas nama. Cara semacam ini dilakukan untuk mencegah kerugian pemegang, jika obligasi dicuri atau hilang. Apabila obligasi tidak diberi nama,maka pembayaran bunga dan pelunasan obligasi akan dibayarkan kepada orang yang menunjukan surat obligasi. Obligasi semacam itu disebut obligasi
atas unjuk.

Obligasi dengan jaminan dan obligasi tanpa jaminan
Obligasi dengan jaminan ialah obligasi yang dijamin dengan harta kekayaan perusahaan tertentu. Dengan adanya jaminan ini, pemegang obligasi tidak perlu khawatir akan pelunasan obligasi pada tanggal jatuhnya. Obligasi tanpa jaminan tidak secara eksplisit menyebutkan jaminan kekayaan tertentu. Dalam obligasi semacam ini, jaminannya adalah kemampuan perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu, obligasi tanpa jaminan hanya akan laku dijual jika
dikeluarkan oleh perusahaan yang mempunyai kemampuan keuangan yang kuat.


UTANG JANGKA PANJANG

Utang Wesel Jangka Panjang
Utang wesel adalah utang yang berbentuk bukti tertulis, yang isinya tertulis kesanggupan untuk membayar pada tanggal tertentu. Orang atau perusahaan yang mempunyai tagihan biasanya lebih menyukai jenis ini karena ada bukti yang kuat untuk menagih, apalagi jika urusannya dengan pengadilan.
Utang ini sama artinya dengan utang wesel biasanya yang membedakan hanya pada waktu, dimana utang ini hanya dalam waktu kurang dari satu tahun.
Utang wesel jangka panjang hamper sama dengan obligasi, keduanya mempunyai tanggal jatuh tempo lebih dari 1 tahun dan tingkat bunga secara implicit yang telah ditentukan. Wesel biasanya digunakan sebagai instrument utang oleh perusahaan kecil atau perusahaan yang tidak berbentuk perseroan. Utang wesel jangka panjang dinilai sebesar nilai sekarang aliran kas dimna yang akan dating (termasuk pokok dan bunga). Premium dan diskon yang timbul harus diamortisasi selama umur wesel. Penentuan tingkat bunga yang tepat untuk penilaian utang wesel jangka panjang lebih sulit, terutama apabila tingkat bnga wesel yang ditetapkan tidak realistic. Apabila utang wesel mempunyai tingkat bunga wesel yang ditetapkan tidak realistic, pengelompokan berikut ini penting diperhatikan :
•Wesel dikeluarkan semata-mata untuk memperoleh kas.
• Wesel di keluarkan untuk kas dan memberikan hak istimewa kepada kreditur.
• Wesel dikeluarkan dengan penukaran non kas.

Hutang Hipotik
A.   Pengertian Hutang Hipotik

Hutang jangka panjang adalah kewajiban-kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun atau lebih dari satu siklus operasi perusahaan. Penentuan jangka waktu ini diukur sejak tanggal pembuatan neraca, oleh karena itu hutang jangka panjang bisa berubah menjadi hutang jangka pendek, jika terhitung mulai tanggal neraca tertentu hutang tersebut harus dilunasi dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.
Hutang hipotik adalah pinjaman yang harus dijamin dengan harta tidak
bergerak. Di dalam perjanjian hutang disebutkan kekayaan peminjam yang dijadikan jaminan misalnya berupa tanah atas gedung. Jika peminjam tidak melunasi pinjaman pada waktunya, maka pemberi pinjaman dapat menjual jaminan untuk diperhitungkan dengan pinjaman yang bersangkutan.
Pinjaman hipotik biasanya diambil jika dana yang diperlukan dapat dipinjam dari satu sumber, misalnya dengan mengambil pinjaman dari suatu bank tertentu. Kredit-kredit bank dengan jaminan harta tak bergerak adalah contoh hipotik yang banyak dijumpai dalam praktik. Mengingat pinjaman hipotik hanya diambil dari satu sumber maka akuntansi untuk hipotik relatif sederhana,

B. Hak-hak Hipotik

Hak itu pada hakikatnya tidak dapat dibagi-bagi, dan diadakan atas semua barang tak bergerak yang terikat secara keseluruhan, atas masing-masing dari barang-barang itu, dan atas tiap bagian dari barang-barang itu. Barang-barang tersebut tetap memikul beban itu meskipun barang-barang tersebut berpindah tangan kepada siapa pun juga.

C. Benda-benda yang dapat dibebani Hipotik

Benda-benda yang dapat dibebani Hipotik antara lain :
1.Benda-benda tak bergerak yang dapat dipindah tangankan beserta segala perlengkapannya.
2. Hak pakai hasil atas benda-benda tersebut beserta segala perlengkapannya
3. Hak numpang karang dan hak guna usaha
4.Bunga tanah baik yang harus dibayar dengan uang maupun yang harus dibayar dengan hasil dengan hasil tanah dalam wujudnya.
D. Hapusnya Hipotik
1. Karena hapusnya ikatan pokok
2. Karena pelepasan hipotik oleh si berpiutang atau kreditur
3. Karena penetapan oleh hakim
E. Azas Hipotik

Azas-azas Hipotik, antara lain :
1. Azas publikasi, yaitu mengharuskan hipotik itu didaftarkan supaya diketahui oleh umum. Hipotik didaftarkan pada bagian pendaftaran tanah kantor agrarian setempat.
2. Azas spesifikasi, hipotik terletak di atas benda tak bergerak yang ditentukan secara khusus sebagai unit kesatuan, misalnya hipotik diatas sebuah rumah. Tapi tidak aada hipotik di atas sebuah pavileum rumah tersebut, atau atas sebuah kamar dalam rumah tersebut.
F. Prosedur Pengadaan Hipotik
1) Harus ada perjanjian hutang piutang,
2) Harus ada benda tak bergerak untuk dijadikan sebagai jaminan hutang
Uang muka dari perusahaan Afiliasi
Hutang Kepada Pemegang Saham atau Kepada Perusahaan Induk (Holding Company) atau Kepada Perusahaan Afiliasi (Afiliated Company).
Biasanya diberikan untuk membantu perusahaan anak atau perusahaan afiliasi yang baru mulai beroperasi dan membutuhkan pinjaman.
Hutang kepada pemegang saham pada umumnya berasal dari pinjaman yang diberikan oleh pemegang saham diluar setoran modal. Hutang kepada perusahaan afiliasi dapat berasl dari pinjaman atau dari transaksi-transksi lain, misalnya pembelian barang atau jasa.

HUTANG KREDIT BANK JANGKA PANJANG
Secara etimologis istilah kredit berasal dari bahasa latin, “Credere”, yang berarti kepercayaan, maksudnya adalah bahwa seseorang yang memperoleh kredit berarti orang tersebut memperoleh kepercayaan, sedangkan bagi pemberi kredit berarti telah memberikan kepercayaan kepada seseorang dan yakin bahwa uangnya, pasti akan kembali sesuai dengan perjanjian.
Kredit menurut Undang-Undang perbankan nomor 10 tahun 1998,”kerdit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.”
Kredit menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), salah satu pengertian kredit adalah pinjaman uang dengan pembayaran pengembalian secara mengangsur atau pinjaman sampai batas jumlah tertentu yang diizinkan oleh bank atau badan lain.
Berdasarkan pengertian di atas jelaslah bahwa kredit dapat berupa uang atau tagihan yang dapat di nilai dan di ukur dengan uang


Minggu, 16 Januari 2011

WILLIE SUTTON


DARI RUANG KELAS KE DUNIA KARIR
WILLIE SUTTON
Willie Suton adalah seorang akuntan pada Mutual Community Savings Bank di Durham, North Carolina. Dia telah menduduki jabatan ini sejak lulus dengan prestasi Summa Cum Laude dari North Carolina Central University tahun 1994. Sebelum kuliah, dia bergabung dalam Angkatan Darat Amerika Serikat (United States Army) selama tiga tahun. Dan dia juga mengambil gelar MBA dari NCCU.
Inilah 4 jawaban dari 4 pertanyaan yang telah di ajukan untuk Willie Sutton
1.    Mengapa anda bergabung dalam Angkatan Darat Amerika Serikat sesudah SMU?
Jawab : itu adalah satu-satunya cara agar saya dapat membiayai kuliah saya. Mungkin saya bisa saja membiayai kuliah saya dengan cara lain, tetapi saya berasal dari kelarga miskin dan saya tertarik pada beasiswa yang ditawarkan AD. Saya menikmati sebagian besar pengalaman saya di AD karena pengalaman tersebut mengajarkan saya disiplin dan kerja keras. Itu mungkin adalah salah satu keptusan terbaik yang pernah saya buat, karena tanpa hal tersebut, saya mungkin tidak pernah dapat masuk ke universitas dan menjadi seperti sekarang.
2.    Apakah anda merasakan keuntungan memulai kuliah pada usia yang lebih tua?
Jawab : Mungkin karena usia saya yang lebih tua, saya ingat bahwa banyak dari mahasiswa saat itu tidak sefokus seperti saya. Saya tahu banyak mahasiswa yang mau tidur larut malam untuk menyelesaikan pekerjaan mereka, tetapi saya bisa mengatur waktu saya dengan lebih baik. Ketika masih remaja, saya melihat orang tua saya bangun tiap hari dan tidak pernah ketinggalan sehari untuk bekerja, dan saya juga belajar disiplin dari pengalaman saya sewaktu di AD. Usia bukanlah merupakan masalah di program MBA yang saya ikuti pada malam hari, dimana ada beberapa mahasiswa yang lebih tua daripada saya.
3.    Gambarkan tentang Mutual Community Savings Bank!
Jawab : Ini adalah bank rakyat yang mempunyai tiga kantor cabang, dua di Durham dan satu di Greensboro, North Carolina. Bank ini dimiliki publik, yang berarti manajemen harus memikirkan harga saham (simbol sahamnya MTUC) serta apakah bank tersebut menghasilkan laba dan memberikan pelayanan nasabah yang baik. Saya menemukan bahwa bekerja untuk institusi yang lebih kecil memberikan saya banyak pengalaman di banyak hal yang tidak akan saya dapatkan di bank yang lebih besar
4.    Topik apa sari Akuntansi Intermediate yang berhubungan dengan posisi anda sekarang?
Jawab : seperti yang anda bayangkan, manajemen dan pengendalian kas sangat penting dalam sebuah bank. Salah satu hal terpenting yang saya lakukan adalah meneliti pekerjaan kasir dipenghujung hari sesudah semua transaksi dihitung dan ditutup. Biasanya terdapat beberapa perbedaan antara sistem yang diterapkan dengan kas yang dipegang oleh kasir. Selain itu, bekerja sama dengan bendahara bank, saya menyusun laporan keuangan tahunan dan kuartalan serta berbagai laporan wajib yang biasanya memerlukan pendidikan akuntansi saya. Tetapi tugas-tugas saya berada diluar pendidikan akntansi saya dan mencakup operasi kompter bank, dimana saya mempunyai tuga manajemen. Banyak dari nasabah kami adalah orang tua, dan mereka cenderung lebih sering pergi ke bank dibanding orang muda, dan banyak dari mereka menolak teknologi baru. Tetapi kebanyakan dari mereka telah terbiasa dengan penyetoran langsung cek-cek gaji dan pembayaran otomatis atas tagihan tertentu. Selain itu, kami sedang dalam proses untuk menerapkan sistem perbankan secara online, yang akan membuat kami lebih kompetitif dengan beberapa bank yang lebih besar di daerah kami.

Minggu, 09 Januari 2011

MANFAAT LAPORAN ARUS KAS


MANFAAT LAPORAN ARUS KAS
Informasi dalam laporan arus kas dapat membantu paa investor, kreditor, dan pihak lainnya menilai hal-hal berikut :
1.       Kemampuan entitas untuk menghasilkan arus kas di masa depan. Tujuan utama dari pelaporan keuangan adalah memberikn informasi yang akan memungkinkan untuk memprediksi jumlah, wkatu, dan ketidakpastian arus kas di masa depan. Dengan memeriksa hubungan antara pos-pos seperti penjualan dan arus kas bersih dari kegiatan operasi, atau arus kas bersih dari kegiatan operasi serta kenaikan atau penurunan kas, maka dimungkinkan untuk membuat prediksi yang lebih baik atas jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas di masa depan, dibandingkan dengan jika menggunakan data dasar akrual.
2.       Kemampuan entitas untuk membayar dividen dan memenuhi kewajibannya. Secara sederhana, kas adalah hal yang penting. Jika perusahaan tidak mempunyai kas yang cukup, maka gaji karyawan tidak dapat dibayar, hutang tidak dapat dilunasi, dividen tidak dapat dibayar, dan peralatan tidak dapat dibeli. Laporan arus kas menunjukkan agaimana kas digunakan dan dari mana kas itu berasal. Karyawan, kreditor, pemegang saham, dan pelanggan memiliki kepentingan dengan laporan ini karena menunjukkan arus kas yang terjadi dalam perusahaan.
3.       Penyebab perbedaan antara laba besih dan arus kas bersih dari kegiatan operasi. Angka laba bersih merupakan hal yang penting, karena memberikan informasi tenteng keberhasilan atau kegagalan sebuah perusahaan bisnis dari suatu periode ke periode lainnya. Namun beberapa orang telah menyatakan kritik atas laba bersih menurut dasar akrual karena harus membuat estimasi untuk mendapatkn angka laba bersih sering diragukan. Hal ini tidak akan terjadi dengan kas. Jadi, seperti digambarkan dalam cerita pembuka, para pembaca laporan keuangan akan mendapatkan manfaat dengan mengetahui penyebab perbedaan antara laba bersih dan arus kas bersih dari kegiatan operasi. Kemudian mereka dapat menilai reliabilitas angka laba itu.
4.       Transaksi investasi dan pembiayaan yang elibatkan kas dan nonkas selama satu periode. Dengan memeriksa kegiatan investasi perusahaan(pembelian dan penjualan aktiva selain dari produknya) dan kegiatan pembiayaan (peminjaman dan pelunasan pinjaman, investasi oleh pemilik, dan distribusi kepada pemilik), seorang pembaca laporan keuangan dapat memahami dengan baik mengapa aktiva dab kewajiban bertambah atau berkurang selama satu periode. Sebagai contoh, pertanyaan-pertanyaan berikut mungkin dapat terjawab :
1.       Bagaimana kas dapat meningkat pabila terjadi rugi bersih selama satu periode?
2.       Bagimana hasil penerbitan obligasi digunakan?
3.       Bagaimana perluasan pabrik dan peralatan dibiayai?
4.       Mengapa dividen tidak ditingkatkan?
5.       Bagaimana pelunasan hutang tercapai?
6.       Berapa jumlah uang yang dipinjam sepanjang tahun berjalan?
7.       Apakah arus kas lebih besar atau lebih kecil daripada laba bersih?

Sabtu, 08 Januari 2011

Teori Pertumbuhan Ekonomi

TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI
Teori Historis
1.       Frederick List : di dasarkan pada cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan.
Ada 4 tahap pertumbuhan menurutnya, yaitu :
1.       Masa masyarakat mengembara
2.       Masa berburu dan berternak
3.       Masa kerjainan
4.       Masa peniagaan


2.       Karl Bucher : di dasarkan jarak yang dilalui barang dari produsen hingga sampai ke konsumen
Karl bucher membuat pertumbuhan ekonomi atas :
1.       Masa Rumah Tangga Tertutup
2.       Masa Rumah Tangga Kota
3.       Masa Rumah Tangga Bangsa
4.       Masa Rumah Tangga Dunia

3.       Werner Sombart : di dasarkan pada ideologi masyarakatnya
Werner membaginya dalam tiga tahap, yaitu :
a.       Masa perekonomian tertutup
Dimana pada masa ini orang hanya semata-mata memenuhi kebutuhan sehingga melakukan kegiatan ekonomi.
b.       Masa perekonomian kerajinan dan perniagaan
Pada masa ini kebutuhan manusia sudah sangat berkembang, sehingga manusia tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri.
c.       Masa perekonomian kapitalis
Pada masa ini sudah mulai muncul kelompok pemilik modal ata pemilik tanah dan kelompok kaum buruh. Kaum kapitalis tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan tetapi sudah bertujuan mecari laba.
Masa perekonomian kapitalis dapat dibagi lagi menjadi 4 tingkat, yaitu :

a.       Pra Kapitalis, ciri-cirinya :
-         Bersifat kekeluargaan
-         Hidup berkelompok
-         Bekerja untuk memenuhi kebutuhan sendiri
-         Kehidupan masyarakat masih statis

b.       Tingkat Kapitalisme, ciri-cirinya :
-         Kehidupan masyarakat sudah dinamis
-         Bersifat individual
-         Adanya pembagian kerja
-         Terjadi pertukaran untuk mencari keuntungan

c.       Kapitalis Raya, ciri-cirinya :
-         Usahanya untuk mencari keuntungan
-         Munculnya kaum kapitalis yang memiliki alat produksi
-         Perdagangan mengarah ke persaingan monopoli
-         Terdapat dua kelompok, yaitu majikan dan buruh

d.      Kapitalisme Akhir, ciri-cirinya :
-         Munculnya aliran sosialisme
-         Adanya campur tangan pemerintah dalam ekonomi
-         Mengutamakan kepentingan bersama
-         Hilangnya para majikan

4.       Bruno Hildebrand : berdasarkan alat tukar yang digunakan
Bruno membaginya menjadi 3 tahap, yaitu :
1.    Masa perekonomian barter
2.    Masa perekonomian dengan menggunakan uang
3.    Masa perekonomian dengan kredit

5.       W.W. Rostor : didasarkan teknologi produksi
Menurut Rostor pertumbuhan ekonomi terdiri dari :
1.       Masa perekonomian nasional (Traditional Society)
2.       Masa perekonomian transisi (Precondition for take of)
3.       Masa perekonomian lepas landas
4.       Masa perekonomian matang
5.       Masa perekonomian tinggi

Teori klasik
1.       Adam Smith, dalam bukunya “The Wealth of Nations”
Menurut Adam Smith bahwa pertumbuhan ekonomi sangat dipengaruhi 2 faktor, yaitu :
1.    Pertumbuhan output
2.    Pertumbuhan penduduk

2.       David Ricardo, dalam bukunya “The Principles of Polotical and Taxation”
Menurut David Ricardo faktor-faktor yang mengakibatkan hambatan atau terbatasnya pertumbuhan ekonomi antara lain :
1.       Jumlah tanah terbatas
2.       Persediaan tenaga kerja tergantung pada besarnya upah
3.       Persediaan modal akan tergantung pada keuntungan yang akan dibagikan
4.       Peningkatan kemajuan teknologi dari waktu ke waktu sering mengalami hambatan
5.       Sektor pertanian lebih dominan

HARAPAN UNTUK KOPERASI DI INDONESIA

Koperasi diperkenalkan di Indonesia oleh R. Aria Wiriatmadja di Purwokerto, Jawa Tengah pada tahun 1986. Dia mendirikan koperasi kredit dengan bertujuan untuk membantu rakyat yang terajang hutang dengan rentenir. Oleh karena itu, saya harap koperasi-koperasi di indonesia bisa lebih maju lagi, agar bisa membantu dari segi ekonomi baik untuk pemeritah maupun rakyat, sehingga kehidupan warga Indonesia bisa lebih sejahtera melalui koperasi.
 Mungkin, saat ini koperasi di Indonesia memang makin sulit, kondisi ini bisa dilihat hampir dipelosok negeri, terbukti hanya 189 jenis koperasi dari 649 yang melaksanakan rapat anggota tahunan. Dari hal itu kita bisa melihat bahwa koperasi di Indonesia kurang dikelola dengan baik, oleh karena itu saya harap untuk kedepannya, koperasi-koperasi di Indonesia bisa lebih diperhatikan, bisa lebih di arahkan dan dikelola dengan baik, sehingga tujuan awal pendiri bisa tercapai dah harapan-harapan warga Indonesia untuk koperasi juga bisa tercapai dengan baik.